Cara Ampuh Mengatasi Tidur Mendengkur

Bandar Capsa Berakhir 3 September 2017

Mengatasi Tidur Mendengkur – Banyak orang ketika tidur mendengkur. Volume dan frekuensi dengkuran yang dialami seseorang dapat menunjukan apakah dia memiliki gangguan tidur yang dapat mengancam nyama atau tidak, seperti apnea tidur obstruktif. Gangguan tidur ini dapat berakibat menghentikan pernafsan atau membuat pernafasan menjadi dangkal.

Cara Ampuh Mengatasi Tidur Mendengkur

Dengkuran yang keras merupakan gejala paling umum dari apnea tidur obstruktif yang diderita oleh banyak orang. Beberapa orang tidak menyadari bahwa meraka tidur dengan mendengkur jarang sekali terbangun oleh suara dengkurannya. Gangguan mendengkur ini dapat terjadi pada pasien yang kekurangan pasokan oksigen yang masuk ke dalam tubuh ketia mereka tidur.
Kejadian mendengkur pada banyak orang dipicu oleh menyempitnya saluran udara, baik ditenggorokan maupun lubang hidung yang mengontrol jumlah oksigen yang masuk ke dalam tubuh. Sebenarnya, suara yang  muncul pada orang mendengkur disebabkan oleh getaran yang dibuat oleh udara karena  “usahanya” untuk dapat masuk  ke dalam tubuh melalui langit-langit mulut, tonsil, uvula, lidah, dan otot-otot yang ada pada tenggorokan. Jika udara yang anda hirup tidak dapat bergerak bebas melalui hodung dan mulut, maka memungkinkan anda untuk mengalami mendengkur saat  tidur.

Mengetahui pola dengkuran

Sangat penting untuk mengetahui pola tidur dan dengkuran anda. Posisi tidur akan mengungkapkan lebih banyak hal, termasuk menjawab pertanyaan mengapa anda bisa mendengkur ketika tidur.
  • Mendengkur di semua posisi tidur : Menunjukkan dengkuran anda lebih parah dan membutuhkan penanganan yang lebih komperehensif.
  • Mendengkur dengan mulut tertutup : Menunjukkan adanya masalah dengan lidah anda.
  • Mendengkur saat tidur telentang : Hal ini dinilai ringan, cukup mengubah kebiasaan tidur dan gaya hidup yang lebih baik.
  • Mendengkur dengan mulut terbuka : Menunjukkan adanya masalah dengan jaringan di tenggorakan anda.
Faktor Yang Mempengaruhi Anda Mendengkur Saat Tidur
1. Usia
Seiring bertambahnya usia yang semakin tidak muda lagi, tenggorokan akan menjadi sempit dan kekencangan otot di tenggorokan akan menurun.
2. Masalah Pada Hidung dan Sinus
Udara yang terhalang masuk akibat permasalahan pada hidung dapat membuat
proses pernapasan menjadi lebih sulit sehingga menyebabkan seseorang
tidur mendengkur.
3. Gaya Hidup Tidak Sehat
Gaya hidup tidak sehat seperti mengonsumsi alkohol dan merokok dapat meningkatkan relaksasi otot yang mendorong anda untuk lebih mudah mendengkur. Hal ini juga berlaku pada pengonsumsian obat-obatan tertentu.
4. Kondisi Tubuh Tertentu
Pria memiliki saluran udara yang sempit dibandingkan dengan wanita, jadi kemungkinannya pria lebih mungkin mendengkur. Tenggorokan yang sempit, langit-langit mulut yang terbelah, kelenjar gondok yang membesar, dan atribut-atribut fisik lainnya juga menjadi faktor mengapa seseorang mendengkur, dan hal ini sifatnya bisa diturunkan.
5. Posisi Tidur
Tidur telentang menyebabkan daging tenggorokan anda menjadi rileks dan
terblokirnya saluran udara, sehingga dapat menyebabkan anda tidur mendengkur.
6. Kelebihan berat badan (Obesitas)
Jaringan lemak pada tubuh dan otot yang lemah berkontribusi menyebabkan dengkuran.

Solusi yang Tepat Untuk Mengatasi dan Mencegah Mendengkur Saat Tidur

Ada begitu banyak piranti atau alat-alat di pasaran yang mengklaim bisa mengatasi masalah dengkuran yang anda alami. Sayangnya, banyak
diantaranya masih belum terbukti keampuhannya. Sedangkan para ahli lebih menekankan ke ‘teknik-teknik’ tertentu yang telah terbukti
keefektifannya, walaupun hasilnya berbeda pada setiap orang, tergantung usaha dan gaya hidupnya. Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah mengetahui penyebab mengapa anda tidur mendengkur. Catat pola tidur anda, bisa meminta bantuan anggota keluarga atau menggunakan rekaman visual ketika anda sedang tidur. Hal ini agar bisa diketahui pola dengkuran yang anda alami. Dengan mengetahui pola dengkuran anda, hal tersebut bisa memperjelas penyebab mengapa anda sering mendengkur saat tidur, apa yang membuatnya bertambah parah, dan ini semakin mempermudah penanganan yang akan dilakukan.

Penanganan mandiri

Ada banyak hal yang dapat anda lakukan sendiri agar anda bisa berhenti mendengkur. Usaha-usaha yang dapat anda lakukan seperti berikut ini :
Melakukan Aktifitas Fisik / Olahraga Selain bisa menurunkan berat badan, olahraga akan bermanfaat positif bagi bagian tubuh anda seperti lengan, kaki, dan perut, serta juga membantu mengencangkan otot di tenggorokan anda yang pada akhirnya akan mengatasi masalah dengkuran anda. Tidur Menyamping
Hindari tidur telentang, karena hal tersebut akan membuat lidah dan jaringan lunak di mulut semakin menuju ke dalam, serta akan menyumbat aliran udara yang ingin masuk dan pada akhirnya menyebabkan anda tidur dalam keadaan mendengkur.
Hindari Mengkonsumsi Minuman Beralkohol Mengonsumsi alkohol, obat tidur, dan obat penenang bisa mengendurkan otot-otot di tenggorokan dan mengganggu pernapasan. Khusus bagi anda yang memang membutuhkan obat tidur dan penenang, konsultasikan lebih lanjut kepada dokter anda. Hal ini karena ada beberapa jenis obat tidur atau penenang yang bisa
membuat anda mendengkur lebih parah.
Menerapkan Pola Tidur yang Teratur Tetapkan jam tidur anda, serta pastikan anda mendapatkan durasi waktu tidur yang cukup dan kualitas tidur yang baik. Jika tidur anda berkualitas, hal itu bisa meminimalkan risiko anda untuk mendengkur. Menghilangkan Kebiasaan Merokok
Jika anda seorang merokok, peluang anda untuk mendengkur lebih tinggi. Merokok dapat menyebabkan penyempitan saluran udara akibat adanya iritasi selaput di hidung dan tenggorokan. Oleh sebab itu, segeralah berhenti merokok.
Menghindari Kafein dan Makanan Berat Sebelum Tidur Pastikan untuk tidak mengonsumsi makanan atau minuman berat dan
berkafein dua jam sebelum waktu tidur. Produk susu dan susu kedelai termasuk yang sebaiknya tidak anda konsumsi tepat sebelum tidur.
Menjaga Udara Kamar Tidur Tetap Lembab
Jagalah kamar tidur anda dalam keadaan lembab, anda bisa menggunakan humidifier(alat pelembab udara). Udara yang kering bisa mengiritasi selaput di hidung dan tenggorokan, yang akan memperbesar peluang anda
untuk tidur dengan mendengkur.
Menurunkan  Berat Badan
Menurunnya berat badan walaupun hanya sedikit bisa mengurangi jaringan lemak di bagian belakang tenggorokan dan mengurangi atau bahkan bisa membuat anda berhenti mendengkur. Anda bisa melakukannya dengan program diet ataupun olahraga.

 

Tidur Dengan Kepala Lebih Tinggi
Memposisikan kepala anda lebih tinggi dari badan beberapa inci dapat
mempermudah pernapasan anda dan mendorong lidah serta rahang untuk
bergerak ke depan. Maka dari itu, gunakanlah bantal ketika tidur. Di
pasaran, sudah banyak tersedia bantal khusus yang dapat mencegah anda
tidur dalam keadaan mendengkur dan memastikan otot leher anda tidak mengkerut.
Pastikan Hidung Anda Tidak Tersumbat
Hidung tersumbat bisa membuat proses penghirupan udara akan lebih sulit sehingga membuat tenggorokan anda mengalami kekosongan akibat tidak adanya udara. Hal ini pada akhirnya membuat anda tidur mendengkur. Untuk mengatasi hidung tersumbat, anda bisa menghirup uap air panas atau minyak kayu putih, minum jeruk nipis hangat, berkumur dengan air garam, dan lain sebagainya.
Latihan tenggorokan
Bisa anda terapkan selama 30 menit setiap hari, latihan tenggorokan
dapat menjadi cara yang efektif untuk mengurangi atau menghentikan
dengkuran. Ucapkan suara vokal tertentu seperti (a-i-u-e-o) berulang
kali agar dapat memperkuat otot-otot
di saluran pernapasan bagian atas. Hal ini akan mengurangi dengkuran
anda. Selain itu ada beberapa tips lain yang bisa anda terapkan seperti :
  • Tempatkan ujung lidah anda di belakang gigi depan-atas anda.
    Kemudian geser lidah anda ke belakang (mundur). Lakukan selama 3 menit
    sehari.
  • Tutup mulut anda kemudian kerutkan bibir anda. Tahan selama 30 detik.
  • Buka mulut anda dan gerakkan rahang anda ke sebelah kanan. Tahan selama 30 detik kemudian ganti gerakkan rahang ke sebelah kiri.
  • Dengan mulut terbuka, kontraksikan otot di bagian belakang tenggorokan anda berulang kali selama 30 detik. Tip : Lihatlah di cermin untuk mengetahui uvula (“bola menggantung di tenggorokan”) bergerak naik dan turun.

Related Posts